Drive ,Esok Lebih Baik (part 1)

DRIVE Band, Ketika Piyu PADI ‘Jatuh Cinta’
Satu lagi band baru lahir di jagat musik Indonesia. Nekat? Mungkin saja, lantaran hampir setiap hari lahir band baru yang semuanya pingin sukses dan terkenal. Tapi DRIVE –nama band baru yang memilih memainkan genre pop-rock ini—tentu tak sekedar muncul, rilis album dan hilang. Apalagi dalam launching album perdananya ‘Esok Lebih Baik’ di Planet Hollywood, Jumat [25/5/2007] lalu, terungkap ada nama Piyu [gitaris PADI] sebagai produser. Paling tidak, nama Piyu sebagai musisi handal dipertaruhkan disini.
Bukannya tak disadari oleh awak DRIVE, Erdian Aji Prihartono/Anji (vokal), Adi Sukarno Suryo/Adi (drum), Ilhamsyah Dyego/Dygo (bass), dan Budi Raharjo/Budi (gitar). “Makanya kami mencoba menawarkan sesuatu yang berbeda, tapi tetap bisa dinikmati pecinta musik Indonesia,” kata Anji menjawab pertanyaan TEMBANG.com.
Perjalanan karir band asal Jakarta ini memang rada lempeng. Dibentuk tahun 2005, DRIVE awalnya sering manggung dari kafe ke kafe. Sembari “ngamen” mereka juga membuat lagu dan demo yang ditawarkan ke beberapa label besar. Tak semuanya diterima memang, karena beberapa label juga menolaknya. Beruntunglah, ketika ditawarkan pada E-Motion, Piyu yang mendengar demonya, langsung ‘jatuh cinta’ dengan karakter musik yang mereka usung.
Pilihan kepada band ini, menurut Piyu, cukup unik. “Pertama kali mendengar demonya, saya merasakan ada semangat, gairah dan teknis musikal yang bagus,” jelas ayah satu anak ini kalem. Piyu juga bersedia mengangguk jadi produser, lantaran PADI sendiri saat itu sedang tidak terlalu padat jadualnya.
DRIVE akhirnya “digarap” oleh Piyu. 7 Desember 2006 menjadi momen yang bersejarah. DRIVE dan E-Motion resmi menjadi “satu bagian” menggarap album perdana. Kini album yang digarap sejak Januari 2007 di PAZ Studio Cinere, sudah beredari di pasaran. Album bertitel ‘Esok Lebih Baik’ ini menurut Budi (gitaris) punya arah musical yang bicara tentang harapan. “Yah meski kita sudah banyak masalah, tapi DRIVE selalu optimis semuanya akan membaik,” tambahnya sambil tersenyum.
Selama proses recording, anak-anak DRIVE memang tak dicampuri oleh Piyu. Piyu lebih memberi catatan pada karakter vokal Anji. Meski begitu, secara musikalitas, Piyu juga menorehkan masukan soal aransemen. Hasilnya, DRIVE ketiban ilmu baru, sehingga aransemen dan vokal terdengar lebih catchy. “Saya hanya memberi masukan saja,” ujar Piyu merendah.
Proses rekamannya sendiri tak selalu berhasil. Ada cerita unik juga ketika studioC-Pro tempat mereka recording terendam banjir. “Mau tidak mau kita tunggu air surut baru bisa rekaman lagi,” terang Adi, drummer yang juga engineer di studio yang kebanjiran itu.”Meski beberapa peralatan sempat terendam banjir, untung saja materi DRIVE terselematkan, jadi masih rekaman bisa lanjut,” tambah Adi lagi.
Album perdana DRIVE ini menjagokan single track berjudul ‘Tak Terbalas’ yang klipnya dibuat oleh Eugene Panji. Selain itu Drive juga mempunyai lagu andalan Bersama Bintang yang menjadi lagu soundtrack sinetron di salah satu TV swasta.

Dikutip dari tembang.com