Ayat-Ayat Cinta the Movie

Novel ini awalnya pernah aku baca sekitar akhir tahun 2005 akhir, Sebuah Novel karya Habiburrahman El Shirazi. Alumnus Universitas Al Azhar, Cairo , dari novelnya memang bagus banget menurutku kisah cinta di novel ini, sebuah karya satra yang sangat tinggi, ceritanya gak seperti novel-novel percintaan yang lain, yang biasa lebih menonjolkan pacaran, kissing, etc. Di novel ini lebih ditekankan kisah cinta yang penuh ketulusan, keikhlasan, dan kesabaran. Sebuah kisah cinta yang patut dibaca dan diteladani, Tidak ada cinta yang semurni cinta kita kepada Alloh Sang Pencipta Alam Semesta Raya ini.

Sinopsis

Ini adalah kisah cinta. Tapi bukan cuma sekedar kisah cinta yang biasa. Ini tentang bagaimana menghadapi turun-naiknya persoalan hidup dengan cara Islam. Fahri bin Abdillah adalah pelajar Indonesia yang berusaha menggapai gelar masternya di Al Ahzar. Berjibaku dengan panas-debu Mesir. Berkutat dengan berbagai macam target dan kesederhanaan hidup. Bertahan dengan menjadi penerjemah buku-buku agama. Semua target dijalani Fahri dengan penuh antusiasme kecuali satu: menikah.

Kenapa? Karena Fahri adalah laki-laki taat yang begitu ‘lurus’. Dia tidak mengenal pacaran sebelum menikah. Dia kurang artikulatif saat berhadapan dengan mahluk bernama perempuan. Hanya ada sedikit perempuan yang dekat dengannya selama ini. Neneknya, Ibunya dan saudara perempuannya.

Betul begitu? Sepertinya pindah ke Mesir membuat hal itu berubah. Tersebutlah Maria Girgis. Tetangga satu flat yang beragama Kristen Koptik tapi mengagumi Al Quran. Dan menganggumi Fahri. Kekaguman yang berubah menjadi cinta. Sayang cinta Maria hanya tercurah dalam diary saja.

Lalu ada Nurul. Anak seorang kyai terkenal yang juga mengeruk ilmu di Al Azhar. Sebenarnya Fahri menaruh hati pada gadis manis ini. Sayang rasa mindernya yang hanya anak keturunan petani membuatnya tidak pernah menunjukkan rasa apa pun pada Nurul. Sementara Nurul pun menjadi ragu dan selalu menebak-nebak.

Setelah itu ada Noura. Juga tetangga yang selalu disika Ayahnya sendiri. Fahri berempati penuh dengan Noura dan ingin menolongnya. Sayang hanya empati saja. Tidak lebih. Namun Noura yang mengharap lebih. Dan nantinya ini menjadi masalah besar ketika Noura menuduh Fahri memperkosanya.

Terakhir muncullah Aisha. Si mata indah yang menyihir Fahri. Sejak sebuah kejadian di metro, saat Fahri membela Islam dari tuduhan kolot dan kaku, Aisha jatuh cinta pada Fahri. Dan Fahri juga tidak bisa membohongi hatinya.

Lalu bagaimana bocah desa nan lurus itu menghadapi ini semua? Siapa yang dipilihnya? Bisakah dia menjalani semua dalam jalur Islam yang sangat dia yakini?

Ayat-Ayat Cinta the Movie

Film Ayat–Ayat Cinta yang semula dijadwalkan akan tayang 19 Desember 2007, diperkirakan mundur hingga tanggal 28 Februari 2008 ini (semoga gak diundur lagi). Walaupun sebenarnya ak dah nonton sih film Ayat-Ayat Cinta, dapat dari temenku, yang masih ada count down Timer di filmny, filmnya memang bagus banget, tapi menurutku kok ada yang kurang yaa.. Cerita dibalik penundaan itu adalah sebagi berikut :

Manooj Punjabi, produser film menuturkan kepada RuangFilm, bahwa masih terdapat beberapa kesalahan teknis dalam proses editing film ini. “Lab result yang sedang kami garap di India belum mencapai hasil memuaskan, sehingga kami masih menunggu sampai sekarang,” ungkap Manooj Punjabi, saat ditemui pada pemutaran premier film Beranak Dalam Kubur, di Plasa Senayan, Selasa (18/12) malam.

Manooj Punjabi juga menegaskan, bahwa film ini tidak akan mengecewakan penonton. Ia berusaha membuat a movie to remember, seperti film “Titanic”, produksi Hollywood, yang dikenang sepanjang masa. “Saya memberikan seluruh hidup saya pada film Ayat-Ayat Cinta,” tukas Manooj. Selain itu, Manooj sangat yakin filmnya dapat meraih box office dalam negeri.

Film Ayat-Ayat Cinta merupakan sebuah kisah cinta yang bernuansa islami yang diangkat dari novel laris karya Habiburrahman El Shirazy dan akan disutradarai oleh Hanung Bramantyo, serta duet penulis skenario Salman Aristo dan Ginatri S. Noer. Fedi Nuril didaulat sebagai pemeran Fachri, tokoh utama dalam novel dan film nantinya

Selain itu baca juga curahan hati mas hanung tentang cetia dibalik film Ayat-Ayat Cinta yang dia buat di Blog Mas Hanung

Character

Fahri bin Abdillah, 28 th (Fedi Nuril)
Mahasiswa bersahaja yang memegang teguh prinsip hidup dan kehormatannya. Cerdas dan simpatik hingga membuat beberapa gadis ‘jatuh hati’. Dihadapkan pada kejutan-kejutan menarik atas pilihan hatinya. Dalam imajinasiku sosok Fahri tuh keren banget, sempurna , gak seperti yang ak liat di filmnya.

Aisha, 25 th (Rianti Cartwright)
Mahasiswi asing keturunan Jerman dan Turki, cerdas, cantik dan kaya raya. Latar belakang keluarganya yang berliku mempertemukan dirinya dengan Fahri.

Maria Girgis, 26 th (Carissa Putri)
Gadis Kristen Koptik yang jatuh cinta pada Islam. Dia menderita karena cinta yang teramat dalam kepada Fahri. Di filmnya sosok Maria ini menurutku cantik banget , malah menurutku, harusnya dia yang memerankan sosok Aisha, dan Rianti yang memerankan sosok Maria, hehehe

Noura bin Bahadur, 22 th (Zaskia Adya Mecca)
Siksa telah menjadi bagian dalam hidupnya. Janin yg dikandungnya menjadikannya terobsesi pada Fahri untuk menjadi ayah dari calon bayinya.Pemerannya pas banget menurut imajinasiku,yang diperankan oleh Zaskia Mecca.

Nurul binti Ja’far Abdur Razaq, 26 th (Melanie Putria)
Anak kyai besar di Jawa Timur. Dengan aura yang menenangkan, kecerdasan dan kualitasnya menyatukan segala kelebihannya, dia sangat percaya diri untuk meminang Fahri sebagai suaminya.

Baca juga pembahasan mengenai tokoh-tokoh Ayat-Ayat Cinta the Movie di sini
www.hasanjunaidi.wordpress.com

Selain itu kalau ada temen2 yang pengen baca novel Ayat-Ayat Cinta, tapi gak sempet beli, karena berada di luar Indo kamu bisa baca di sini. Kagum sekali ak ada yang ngetik ulang novel setebal itu, tapi gak tau nih, udah dapet izin dari Kang Abik atau belum.Novel Ayat-Ayat Cinta liat disini!

Anyway menurutku pribadi sih novel dan film ini bener-bener bagus, semoga di film yang telah dilakukan finishing, dan akan hadir di 21 dalam waktu dekat ini benar-benar bisa sesuai dengan yang di novel.

Ayat-Ayat Cinta Sebuah kisah Cinta, yang penuh ketulusan, pengorbanan, keikhlasan, kesabaran. Sebuah Karya Seni yang tinggi, semoga mampu menyayingi kisah Titanic, Berkali-kali aku menonton dan membaca Novel ini, selalu membuatku terharu, tercengang, akan selalu ingat kepadaNya. Semoga dengan kisah Ayat-Ayat Cinta ini, InsyaAlloh semoga kita semua selalu dberi kekuatan iman untuk terus berada di jalan Alloh, senantiasa dalam lindungan-Nya. (Amin)